Belum Dipastikan Pengaruh Ledakan Bom ke Satwa Liar

Seperti diketahui, Slamet Ramadhan dilepasliarkan di Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) sekitar tahun 2019.

Dia memprediksi, macan tersebut muncul karena pengaruah ledakan bom pekan lalu. “Mungkin ada pengaruhnya. Ya kayaknya sih ada hubungannya sama ledakan bom,” kata dia.

Dari pantauan Radar Majalengka, di lokasi kemunculan Slamet Ramadhan nampak terdapat bekas cakar di pohon.

Sementara itu, Petugas Pengendali Ekosistem Hutan TNGC, Robi Gumilang mengatakan, belum bisa memastikan apakah ada pengaruh ledakan bom terhadap kemunculan Slamet Ramadhan.

“Harus diteliti lagi. Apakah terusik dengan adanya ledakan bom. Posisi (macan) sebelum ledakan, kita juga tiadk tahu ada di mana,” kata Robi.

Dia memprediksi, kemunculan macan tutul tersebut diduga karena eksplorasi wilayah. Yang lazim dilakukan hewan.

“Mungkin dia turun sampai ke dekat permukiman warga karena ekplorasi wiayah. Mungkin dia cari air atau cari pasangan,” tuturnya.

Menurut dia, mangsa untuk macan tutul di Gunung Ciremai masih cukup melimpah. Sehingga hampir bisa dipastikan penyebabnya bukan karena kelaparan atau mencari mangsa.

Robi mengimbau warga tidak panik melihat kemunculan macan tutul di Gunung Ciremai. Biasanya, hanya sekadar melintas, bukan untuk mengganggu warga.

“Macan akan kembali ke kawasannya di dalam hutan. Jadi jangan panik,” pintanya. (ono) | (Sumber: www.radarcirebon.com)

1
2
CWR-CRB is circulated from all types of information that belongs to International, National news, States news, Bihar news, Sports news, Politics news, Business articles, Entertainment, Technology news, Health advise, Career opportunities etc.